
Dewi Lestari akan menyebut hubungan saya dan film ini sebagai sebuah sinkronisitas. Tanpa banyak kata, i love this movie. Film ini menggambarkan dengan sempurna diri saya yang sekarang, bitter. Tapi tidak hanya itu, The Air I Breathe adalah cermin yang tepat untuk berkaca bagi semua orang.
Stellar cast, plot yang unik (sangat Korea-wi), dan naskah yang lebih tersirat daripada tersurat. 4 karakter tanpa nama yang diwakili empat unsur utama dalam hidup, menurut filosofi Cina berdasarkan promosinya ; Happiness, Pleasure, Sorrow, Love yang terbungkus jadi satu kehidupan. Lucunya, meski hanya Sorrow yang berkesan negatif, keempat karakter ini memiliki benang merah yang sama, bitter.
Meski memiliki kelemahan yang sangat jelas, yaitu tidak terasanya unsur klimaks, film ini sangat layak untuk dijadikan koleksi. Dan satu lagi, menurut saya ini adalah satu-satunya film dimana saya menyaksikan Brendan Fraser memainkan peran yang sangat sesuai. Tora Sudiro-nya Hollywood ini perlu dengan serius memikirkan jenis film yang pantas untuk ia mainkan dan berhenti menghabiskan hidupnya di jalur film komedi.
Two thumbs up. This is a highly recommended movie.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar